by admin | Aug 2, 2024 | Berita, Berita Utama, Diklat Anggota
Credit Union Stella Maris tidak hanya berfokus pada usaha simpan pinjam, namun juga memberdayakan anggota agar lebih produktif. Beragam kegiatan telah dan akan difasilitasi CU Stella Maris untuk membantu anggota meningkatkan kualitas hidupnya. Pelatihan yang dibuat sangat diharapkan nantinya dipraktikkan peserta sehingga bisa menambah income keluarga.
Pada hari Sabtu, 20 Juli 2024 dilaksanakan pelatihan pembuatan buket bunga. Kegiatan ini dihadiri 29 peserta, 70 persen diantaranya adalah usia remaja. Pelatihan ini bekerja sama dengan Dinas UMKM Kota pontianak yang juga bermitra dengan pengusaha buket bunga. Pembuatan buket bunga ini dipilih peluangnya ada. Artinya bisa menjadi sumber penghasilan.

Lorensius mewakili Pengurus dalam sambutan pembukaan kegiatan ini mengharapkan agar pelatihan ini bukan hanya untuk meningkatkan kapasitas atau keterampilan namun agar dapat dipraktikkan, dijual sehingga dapat menambah penghasilan keluarga.
Sessi pelatihan di bagi dalam tiga. Yakni penyampaian terori oleh fasilitator, memberikan contoh- contoh pembuatan dan bahan yang digunakan; tahap ketiga adalah praktik oleh semua peserta. Dalam kesempatan ini, Femi Septari, fasilitatornya, memberikan tiga contoh buket, yaitu buket boneka, buket snack dan buket bunga.
Semua peserta sangat antusias hal ini dapat terlihat saat akhir pelatihan semua peserta dapat menyelesaikan buket sebanyak 29 paket peserta anggota dan 3 paket panitia. Di akhir sessi peserta dengan bangga menunjukan hasil karya yang berhasil di buat pada pelatihan usaha produktif ini. Selamat berpraktik para peserta.***
by admin | May 10, 2024 | Berita, Berita Utama

Para peserta seminar
Kesehatan reproduksi adalah salah satu hal yang penting bagi seorang perempuan. Sayangnya masih cukup banyak kaum perempuan yang belum merasa perlu untuk mengetahui hal-hal terkait kesehatan reproduksi, terutama agar bisa mendeteksi diri secara pribadi penyakit-penyakit yang berhubungan dengan reproduksi.

Edi Petebang, Ketua Pengurus CUSM bersama narasumber dan Trifina Awa, Ketua WKRI Siantan
Menyadari hal tersebut, CU Stella Maris mengambil peran aktifnya. Bekerja sama dengan Wanita Katolik RI Cabangg Paroki Stella Maris, setelah misa, pada Hari Raya Kenaikan Tuhan Yesus Kristus (9/5) mengadakan seminar kesehatan reproduksi di Aula Chevalier, Gereja Stella Maris. Kegiatan ini diorganisir Lusina, Komite Perempuan CU Stella Maris bersama Staf Diklat Pemberdayaan (Maria Marselina dan Dwi Noprita) serta WKRI. Kegiatan ini diikuti sekitar 100 orang anggota WKRI Siantan maupun aktivis perempuan Gereja Siantan lainnya, serta sejumlah staf CU Stella Maris.
Pastor Yopi Paulus MSC dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam ajaran gereja Katolik, alat-alat reproduksi adalah hal yang suci, hal yang vital karena menentukan keberlanjutan umat manusia di dunia ini. Kegiatan seperti ini penting untuk umat, karena itu paroki mendukung sekali.

Pemeriksaan kesehatan

Edi Petebang, Ketua Pengurus CU Stella Maris dalam sambutannya menyambut baik kerja sama pertama kalinya antara WKRI dan CU Stella Maris tersebut karena kegiatan seperti ini penting bagi anggota, khususnya perempuan. “Salah satu faktor yang memengaruhi kesehatan reproduksi adalah sosial-ekonomi. Dari data statistik tahun 2023, perempuan yang hidup di bawah garis kemiskinan di Indonesia berjumlah 9,68% dan laki-laki 9,4%. Nah, salah satu tujuan utama credit union adalah mensejahterakan anggotanya. CU memutus lingkaran setan kemiskinan. Karena itu, bagi Ibu-Ibu yang belum menjadi anggota credit union, mari segera bergabung,”harap Edi.

Penyerahan souvenir CUSM kepada narasumber
Paparan tentang kesehatan reproduksi oleh Nilauwaty, paramedis dari Puskesmas Siantan Tengah. Diuraikan tentang alat-alat reproduksi pada perempuan, penyakit-penyakit yang berhubungand dengan alat-alat reproduksi perempuan serta upaya-upaya dini pencegahannya. Peserta antusias mengikuti seminar ini karena mendapat pengetahun langsung dari praktisi kesehatan.
Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan pemeriksaan kesehatan, meliputi tensi darah, gula darah dan asam urat.

Pembagian brosur CUSM kepada peserta
Setelah sesi tanya jawab, seminar ditutup dengan penyerahan cindera mata dari CU Stella Maris kepada narasumber dan sambutan penutup oleh Trifina Awa, Ketua WKRI Cabang Stella Maris. “Semoga kegiatan ini menambah hwawasan ibu-ibu tenggang kesehatan reproduksi. WKRI berterima kasih kepada CU Stella Maris dan berharap akan ada lagi kerja sama lainnya,’harap Awa.***
by admin | Apr 30, 2024 | Berita, Berita Utama
Credit Union Stella Maris berkomitmen untuk melakukan pemberdayaan kepada anggota dengan mendorong angota-anggota membuat dan mengembangkan usaha produktif, baik individu maupun kelompok.

Usaha-usaha produktif individu tersebut didampingi oleh staf CU Stella Maris. Tanggal 18 April 2024, staf Diklat dan Pemberdayaan, Dwi Noprita dan Yosep, manajer TP Jungkat melakukan kunjungan pendampingan ke sejumlah anggota di TP Jungkat. Kunjungan pertama ke rumah Arsyad. Ia memiliki usaha air gallon, gas dan mesin penggilingan padi.
Arsyad sudah menjadi anggota dari tahun 2014, dan pinjam empat kali. Pinjaman tersebut digunakan membeli mesin penggilingan padi dan penambahan usaha membuka depot air galon. “Saya sangat bersyukur dan merasakan manfaat CU dalam perkembangan usaha saya,”ujarnya.
Kunjungan di rumah berikutnya ke Isriyana yang hari- hari bekerja sebagai guru honorer namun di rumah juga membuka usaha toko kelontong. Satu keluarga sudah menjadi anggota CU Stella Maris (suami dan 3 anak). Selama menjadi anggota ia sudah meminjam lima kali. Omset penjualan tokonya sekitar Rp30 juta perbulan. Ke depan Istriana ingin membangun bagian belakang dari tempat usaha karena sudah keropos.
Anggota berikutnya adalah Agus. Ia anak muda yang enerjik, memiliki usaha kerupuk ikan tomgkol. Satu kali produksi 10-15 kilogram tepung terigu. Pembuatan kerupuk ini sudah di jalani agus sejak 10 tahun lalu. Untuk penjualan kerupuk ia menitipkan di kurang lebih 200 toko.
Selain usaha kerupuk agus memiliki dua tempat toko kelontong yang dikelola oleh kakak dan dan istinya. “Saya berharap CU terus dapat mendukung dalam usaha dan proses pinjaman tidak sulit,’ ujarnya.
Kunjungan berikutnya adalah ke tempat usaha Herlina Kusnawati. Ia membuka usaha warung kopi yang terletak di simpang perusahaan PT.Mas. Herlina dan tiga anaknya sudah 4 tahun menjadi anggota CUSM. Suaminya yang belum karena menjadi anggota di CU lain. Selama menjadi anggota sudah empat kali meminjam untuk memperluas usaha maupun unuk kebutuhan keluarga.Kendala dalam melakukan usaha, karena di perusahaan system penggajian bulanan jadi ada beberapa yang pembayaran dengan hutang perbulan sehingga berpengaruh pada perputaran modal yang tersendat.
Selanjutnya Tim Pemberdayaan mengunjungi Ritawati dan Muhamad Hasan. Suami isteri ini dan anak-anaknya sudah menjadi anggota CUSM. Mereka mengelola usaha toko kelontong, depot air, pangkalan gas dan penjualan BBM.Untuk penjualan gallon air langsung ke kapal- kapal barang yang sandar di pelabuhan.Mereka sudah tujuh kali pinjam untuk menambah usaha menjadi lebih besar.
Anggota berikutnya yang dikunjungi adalah Yenny. Yenny menjadi anggota sudah empat tahun. Dengan menjadi modal TKI di Malaysia, ia memiliki modal untuk membuka kembali usaha bakso sapi yang sudah di rintisnya sejak 16 tahu lalu. Namun karena Covid, usaha ini sempat bangkrut. Sekarang Yenny mengembangkan bakso nya lagi. Ia juga menjual gorengan dan kue-kue serta minuman. Suaminya juga anggota CUSM yang sehari hari sebagai tukang urut dan membuka tempat praktek di bagian samping kanan warung. Juga melayani urut panggilan di rumah.
Kunjungan terakhir ke tempat usaha Muhamad Yani yang menjadi anggita CUSM sudah 15 tahun. Ia aktif meminjam dan menabung. Semua anggota keluarga juga anggota CUSM. Usaha yang dikelolanya adalah bengkel sepeda motor dan pangkalan gas.
Dari kunjungan penguatan kepada anggota yang mempunyai usaha produktif ini terbukti bahwa kehadiran Credit Union Stella Maris sangat bermanfaat bagi anggota. Anggota dapat memperbaiki kualitas hidupnya, kesejahteraan keluarga pun semakin baik dengan mereka membuat usaha-usaha produktif dengan pengetahuan dan dorongan yang didapat melalu pendidikan motivasi, pendidikan dasar CU Stella Maris. Semoga usaha-ushaa produktif anggota ini semakin sukses.**
by admin | Mar 27, 2024 | Berita, Berita Utama
Berdasarkan Keputusan Panitia Seleksi Penerimaan Pegawai KSP Credit Union Stella Maris Tahun 2024 Nomor: 10/A5/CUSM/III/2024, berikut ini adalah nama-nama yang dinyatakan lulus seleksi tes wawancara dan berhak mengikuti tes psikologi.
- Albertus Frengki Kurniadi
- Jenus Domianus
- Kardi Ignasius
- Lanna Leonny
- Marghareta Theolla Abin
- Maria Elika Sulasih
- Maria Stephani Justitia
- Maxy Aripangestu Kein
- Mikael Hendri Putra
- Modesta Noberti
- Ratih Pertiwi
- Robertus Fajar Dwi Tamtomo
- Rosalia Iin Febrianti
- Sisiliana Junita
- Urbanus Sandri
- Yohana Melina
- Yonatan Mulyadi
Selamat kepada yang lolos dan terima kasih atas partisipasi peserta seleksi. Selanjutnya akan dilaksanakan tes psikologi. Jadwal pelaksanaan psiko tes akan diumumkan di kantor pelayanan dan situ resmi CU Stella Maris (www.custellamaris.org/). Peserta yang tidak mengikuti tespsikologi dianggap mengundurkan diri.
Demikian pengumuman ini disampaikan agar dapat menjadi maklum. Keputusan ini bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
Pontianak, 26 Maret 2024
Tertanda,
PANITIA PENERIMAAN PEGAWAI KSP CREDIT UNION STELLA MARIS
by CU STELLA MARIS | Jan 22, 2024 | Berita Utama, Galeri
Mengawali program kerja tahun buku 2024, seluruh pengurus, pengawas, penasihat, komite dan staf CU Stella Maris mengadakan organizational development (OD), rekoleksi dan team building. Kegiatan ini bertempat di Rumah Retret Costantini (RRC), Sungai Ambawang tanggal 19-20 Januari 2024.

OD difasilitasi Edi Petebang, Ketua Pengurus. Rekoleksi dibawakan Pastor Dr. Mayong Amdreas Acin OFM Cap dan team bulding dipandu Tim Pembinaan RRC.
Ada empat tujuan dilaksanakannya OD. Pertama, mengembangkan kemampuan organisasi (CUSM) dalam menangani masalah dan menyusun strategi implementasi program kerja guna mendorong perubahan menuju perbaikan secara berkelanjutan. Kedua, menyamakan pemahaman tentang tujuan CUSM, yakni mencapai misi dan visi CUSM. Ketiga, membangun komitmen bersama untuk terus meningkatkan kinerja secara berkesinambungan. Keempat, membangun semangat kerja bagi aktivis CUSM.
Di awal materi OD dipaparkan program kerja CUSM Tahun Buku 2024 beserta pembagian peran masing-masing bagian. Selanjutnya dibahas empat manual operasional (MO), yakni Produk Dan Pelayanan, Organisasi, Keuangan dan HRM hingga pukul 21.30.
Malamnya diadakan acara keakraban antar penasihat, pengurus, pengawas, komite dan seluruh staf. Staf dari tempat pelayanan, kantor pusat dan pengurus-pengawas-komite-penasihat memperagakan keterampilannya untuk sekedar hiburan. Ada peragaan busana lucu-lucuan, joget, nyanyi. Semua peserta membaur tanpa sekat-sekat.

Rekoleksi
Keesokan hari diberikan rekoleksi oleh Pastor Mayong. Rekoleksi mengambil tema “Mensyukuri pekerja, dengan integritas tinggi memberikan pelayanan terbaik kepada anggota”. Rekoleksi ditutup dengam misa kudus.
“Staf, aktivis CU adalah pelayan anggota, anggota lah tuan nya. Seorang pelayan harus rendah hati. Ciri utama orang rendah hati adalah orang yang selalu bersyukur,’jelas Pastor Mayong.

Menurut Pastor Mayong, orang yang tidak memiliki sifat sebagai pelayan terkena penyakit 4Ng, yakni ngeluh, ngomel, ngeyel, ngegosip. “Ada tiga semangat sebagai pelayan prima. Pertama, tanpa pamrih dan rendah hati. Kedua, tidak memilih, menyukai apa yang dikerjakan. Ketiga, memberi yang terbaik: love is by giving we recive, dengan memberi kita menerima,” ujar Pastor Mayong.
Menurut dosen yang juga ASN di Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri (STAKatN) ini, seorang pelayan, staf harus memiliki tiga sifat utama. Pertama, mencintai tugas sebagai panggilan khusus, memiliki kegembiraan dalam panggilan dan perutusan. Kedua, memiliki daya juang dan keteladanan. Ketiga, mau belajar terus menerus dan terbuka terhadap perkembangan jaman yang cepat berubah.
Team Building
Siang sampai sore dilaksanakan team building, berupa kegiatan outbond. Team building ini bertujuan untuk membangun semangat kerja, rekreasi dan mempererat hubungan antar pengurus-pengawas-penasihat-komite-staf. Ada sejumlah games yang membuat semua peserta menikmatinya dan merasa menyenangkan.

Semoga CU Stella Maris terus bertumbuh, sehat dan berkelanjutan, didukung para pengurus, pengawas, komite, penasihat dan manajemen/staf yang penuh semangat, komitmen dan pelayan prima bagi seluruh anggota CU Stella Maris.***