CU Stella Maris: Inovatif, Adaptif terhadap Peluang dan Tantangan

CU Stella Maris: Inovatif, Adaptif terhadap Peluang dan Tantangan

(Sambutan Edi V. Petebang, Ketua Pengurus CU Stella Maris dalam pembukaan RAT Tahun bUku 2024 tanggal 22 Februari 2024 di Aula Raiffeisen, PUSKOPCUINA)

Sungguhlah nikmat buah durian,

Apalagi ditambah langsat dan manggis,

Selamat datang dalam rapat anggota tahunan

Semoga yang terbaik untuk CU Stella Maris

Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, sebab atas kehendakNya lah maka CU Stella Maris masih eksis hingga saat ini, genap berusia 30 tahun, 12 Februari 2025. Dan berkat dukungan dari banyak pihak serta kesetiaan para anggota, CU Stella Maris terus bertumbuh, sehat dan berkelanjutan.

  • Per 31 Desember 2024 Aset Rp149 miliar; anggota: 10.702 orang. Yang tersebar di empat Tempat Pelayanan, yakni Siantan, Segedong, Jungkat, Wonobaru.
  • TB 2025: Kantor baru di jalan Ampera, Kotabaru dan Pembukaan kantor kas di Kuala Ambawang.
  • Ada 56 aktivis CU Stella Maris. Yakni 3 penasihat, 5 pengurus, 3 pengawas, 8 komite dan 37 staf
  • Standarisasi tampilan semua kantor.
  • Standarisasi aturan sesuai standar gerakan CU Asia bersama 46 CU anggota Puskopcuina.
  • Legalitas yang diwajibkan pemerintah lengkap dipenuhi.
  • CUSM: close loop
  • Audit pertama sejak 30 tahun berdiri dari auditor independen dengan hasil: Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Ibu, Bapak, Para Peserta RAT yang saya hormati,

Tema RAT Tahun Buku 2024 adalah “CU Stella Maris Yang Inovatif dan Adaptif Terhadap Peluang dan Tantangan”.  Tema ini dipilih agar CU Stella Maris terus inovatif dan adaptif terhadap berbagai perubahan yang terjadi di dunia per-CU-an khususnya; termasuk aturan-aturan dari pemerintah dan jaringan (PUSKOPCUINA).

Dalam konteks itulah, mulai bulan September 2024 SOLKES DAN SOLKAR kita hapuskan dan diganti BARINAP. Anggota yang belum lunas Simpanan Pokok dikeluarkan; namun akan diberi kemudahan jika ingin menjadi anggota lagi. Misalnya jika sudah ikut pendidikan wajib, maka meski sudah dikeluarkan dan masuk lagi, tidak perlu lagi ikut pendidikan wajib. Itu semua untuk mengikuti aturan pemerintah yang makin ketat.  Belum lagi terkait perpajakan; banyak jenis pajak yang dikenakan kepada CU.

CU Stella Maris harus inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi, pasar digital dan media sosial. CU Stella Maris harus secara maksimal memanfaatkan media social dan teknologi informasi untuk pengembangan CU ini.

 Ibu, Bapak, anak-anak yang saya hormati,

  • Pengurus bersama semua unsur di CU Stella Maris, terus bekerja semaksimal mungkin; menjaga agar CU ini terus sehat, terus tumbuh dan berkelanjutan.
  • Tentu kami mutlak harus didukung anggota; tanggung jawab kita Bersama.
  • Anggota harus berpartisipasi aktif menabung, meminjam dan mengikuti kegiatan CU Stella Maris lainnya.
  • Mari kita seimbang antara hak dan kewajiban sebagai anggota CU.
  • Seluruh anggota wajib menjadi promotor CU Stella Maris: aktif mempromosikan, memperkenalkan CU melalui beragam cara, seperti media sosial dan melalui keseharian hidup dengan tetatangga, keluarga dan masyarakat.

 

Terima kasih kasih atas dukungan dan kesetiaan Bapak/Ibu sebagai anggota. Dan mohon maaf jika ada kebijakan, pelayanan CUSM yang belum baik.

Terima kasih kepada Pemerintah, khususnya Dinas Koperasi dan UMKM Porvinsi Kalbar beserta Dinas Koperasi di Kota Pontianak dan Mempawah.

Terima kasih kepada PUSKOPCUINA, sekunder yang banyak membantu CU Stella Maris dalam pendampingan dan tata Kelola,

Terima kasih kepada panitia yang telah mempersiapkan acara ini dengan baik.

Mohon maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan dalam sambutan ini.

Adil Ka’ Talino, Bacuramin Ka’ Saruga, Basengat Ka’ Jubata

CU Stella Maris ……. Semangat, Terpercaya

Rapat Anggota Khusus PROKER TB 2025

Rapat Anggota Khusus PROKER TB 2025

Agar pelaksanaana program kerja CU Stella Maris dapat dilaksanakan secara maksimal, maka sejak tahun buku 2024, sebelum tahun buku baru berjalan, sudah ditetapkan program kerja baru dalam Rapat Anggota Khusus (RAK).
RAK Rencana Kerja dan Anggaran Pendapatan  (atau  biasa disebut Program Kerja-Proker) Tahun BUku 2025 dilaksankana tanggal 16 Desember 2024 bertempat di Aula SD Kanisius, Siantan, Pontianak.
Edi Petebang, Ketua Pengurus CU Stella Maris dalam sambutan Pmebukaan RAK menyampaikan bahwa secara umum program kerja CU Stella Maris mirip seperti tahun sebelumnya, hanya ada beberapa hal yang baru. “Kabar gembira bagi anggota, tahun buku 2025 CU Stella Maris akan membuka Pra TP di Kuala Ambawang. Pelayanan simpanan, pinjaman, solidaeritas, pendidikan dan pemberayaan tetap menjadi cofe bisnis CU Stella Maris,”jelasnya.
Ia juga mengharapkan agar anggota akif dalam menabung dan meminjam serta melaksanakan kewajiban dengan baik jika ada pinjaman, yakni membayar secara tepat waktu dan tepat jumlah.
RAK Proker ini diikuti perwwakilan anggota dari TP Siantan, TP Segedong, TP Jungkat dan TP Wonobaru. Dalam pembahasan Proker, peserta dibagi menjadi tiga komisi, yakni Organisasi, Usaha dan Diklat Pemberdayaan. Setelah diskusi disampaikan pendapat komisi. Dalam pendapatnya, semua komisi menyetejui Rencana Kerja dan Anggaran Pendapat yanag diusulkan pengurus. Karena seluruh program kerja disetujui, maka RAK mensahkan program kerja tersebut, sehingga berlaku dan mulai dilaksanakan sejak tanggal 1 Januari 2025.
Recharge Awal Tahun Aktivis CU Stella Maris

Recharge Awal Tahun Aktivis CU Stella Maris

Mengawali tahun buku 2025, seluruh pengurus, pengawas, penasihat, komite dan manajemen Credit Union Stella Maris mengikuti tiga kegiatan sekaligus, yakni Organizational Development (OD), Rekoleksi dan Team Building.

“Tiga kegiatan ini diharapkan memberikan semangat baru, menambah kekompakan dan keakraban serta agar pengurus, pengawas, penasihat, komite dan manajemen makin memaknai dan mensyukuri pekerjaan di CU Stella Maris,”jelas Edi Petebang, Ketua Pengurus CU Stella Maris dalam sambutan pembukaan kegiatan.

Seluruh kegiatan dilaksanakan di Rumah Retret Costantini (RRC), Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar.  Hari pertama (24/1), diawali dengan ibadat sabda yang dipimpin Marsianus Ami, Bendahara Pengurus yang juga prodiakon. Selanjutnya dari pagi hingga malam, diisi dengan OD yang membahas review dan revisi sejumlah Manual Operasional (MO) CU Stella Maris. Juga disosialisasikan program kerja CUSM Tahun Buku 2025 oleh ketua Pengurus. OD difasilitasi oleh  Aleksius, Sekretaris Pengurus.

Hari kedua (25/1) pagi sampai siang diisi dengan rekoleksi yang dipandu Pastor Laurentius Prasetyo, CDD. Siang sampai sore diisi dengan team building yang dipandu Tim RRC.

Bekerja dan Bersyukur dalam Semangat Injil
Rekoleksi mengambil tema “Bekerja dan Bersyukur dalam Semangat Injil”, yang dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama tentang kerja menurut Injil dan sesi kedua tentang bersyukur. Pastor Pras membawakan rekoleksi dengan gaya yang menarik. Diawali dengan mengutip ayat inspirasi uyang berunyi “Setiap orang harus memikul tanggung jawabnya sendiri” (Galatia 6:5); dan “Manusia ditempatkan di taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu” (Kejadian 2:15).

“Pandangan Ajaran Sosial Gereja (Menurut Ensiklik Laborem Exercens), kerja adalah panggilan ilahi. Melalui kerja, manusia mengambil bagian dalam penciptaan Allah. Ditegaskan bahwa kerja memiliki dimensi subyektif (nilai manusia) dan obyektif (hasil kerja). Dimensi subyektif lebih penting karena menghormati martabat manusia sebagai pekerja (Laborem Exercens, 6-8). Kerja tidak hanya untuk mencari nafkah, tetapi juga untuk melayani komunitas dan menjadi sarana mewujudkan solidaritas sosial,”jelas Pastor Pras.

Sesi kedua dimaksudkan untuk membangun rasa syukur atas pekerjaan sebagai anugerah Tuhan; dan menyadari bahwa pelayanan di CU Stella Maris adalah bagian dari kontribusi membangun komunitas yang lebih baik.

Ayat Inspirasinya adalah “Segala sesuatu yang baik dan sempurna datangnya dari atas, dari Bapa segala terang” (Yakobus 1:17); dan “Mengucap syukurlah dalam segala hal” (1 Tesalonika 5:16,17,18). Menurut Pastor Pras, syukur sebagai inti spiritualitas kerja: menyadari bahwa pekerjaan adalah berkat Tuhan yang memberi kesempatan untuk berkembang.

Team Building

Kegiatan Team Building yang dipandu dari Tim RRC, dengan sejumlah games yang menarik dan menggembirakan. Misalnya, mengisi tong bocor dengan air, memindahkan bola pingpong dengan sumpit. Semua peserta antusias mengikuti aneka games ini dan membaur, tidak ada sekat-sekat status sebagai pengurus pengawas, penasihat, komite dan manajemen.*

Kemenkop Verifikasi Faktual CU Stella Maris

Kemenkop Verifikasi Faktual CU Stella Maris

Sebagai bentuk kepatuhan terhadap peraturan perundangan, maka KSP CU Stella Maris mengikuti seluruh proses self declare, terakhir self declare konfirmasi. Untuk melakukan verifikasi kebenaran data dalam self declare konfirmasi, maka pada hari Rabu 16 Oktober 2024 bertempat di kantor CU Stella Maris dilakukan verifikasi faktual.

Verifikasi faktual ini dilakukan oleh Kementrian Koperasi dan UKM RI bekerja sama dengan PT Surveyor Indonesia. Verifikasi ini sangat penting untuk menentukan apakah CU Stella Maris masuk kategori open loop atau close loop. Koperasi kategori open loop adalah koperasi yang melayani non anggota dan akan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Koperasi jenis close loop adalah koperasi yang hanya melayani anggota: dari oleh untuk anggota. Koperasi close loop akan berada di bawah pengawasan Kementrian Koperasi dan Dinas Koperasi Provinsi/Kabupaten/Kota.

Dalam self declare konfirmasi, dari data yang dimasukkan, maka CU Stella Mari masuk kategori close loop. Semoga hasil verifikasi faktual ini juga sama dengan self declare.

Verifikasi di CU Stella Maris dilakukan dua orang Tim PT Surveyor Indonesia. CU Stella Maris dihadiri perwakilan pengurus yakni ketua Pengurus Edi Petebang dan Bendahara Marsianus Ami; Ketua Pengawas Antonius Suprayogi. Manajemen diwakili General Manajer Klaudia Cici, Deputi Organisasi Maria Sukarni, Deputi Uusaha Hendrikus Harjo, Deputi Dikdaya Maria Marselina dan Manajer TP Siantan Valentinus Karno.

Verifikasi berlangsung hampir dua jam. Materi verifikasi adalah mencocokamn data self declare konfirmasi, yakni data terkait legalitas (NIK, SIUP, dll), data keuangan, dan sampel data simpanan (4-5 penabung) dan data pinjaman (4-5 peminjam).  Karena semua data ini tersedia, maka proses verifikasi ini berjalan dengan lancar. Semua data yang dimintakan tersedia dalam bentuk sof copy. Verifikator melihat dan menscreen shot foto data soft file yang ada di komputer. Tentu data hard copy sudah kami persiapkan juga.

Semoga dengan verifikasi faktual ini CU Stella Maris terus menjalankan tata kelola yang benar sesuai standar credit union agar CU Stella Maris sehat dan berkelanjutan.

Evaluasi Diri Agar Lebih Baik Lagi

Evaluasi Diri Agar Lebih Baik Lagi

Lembaga yang sehat adalah lembaga yang secara berkala melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja lembaganya dalam melaksanakan program kerja. Evaluasi mencakup aspek kegiatan, pembiayaan dan dampaknya.

Pada tanggal 23 dan 24 Juli 2024 bertempat di Aula CU Stella Maris dilaksanakan lokakarya monitoring dan evaluasi (Monev) semester I, periode Januari-Juni 2024. Monev diikuti seluruh pengurus, pengawas, penasihat, komite, KOSTER dan manajemen. Monev difasilitasi oleh Marsianus Ami, Bendahara Pengurus.

Mengapa CU Stella Maris harus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja tahunannya? Edi V. Petebang, Ketua Pengurus CU Stella Maris dalam sambutan pembukaannya mengatakan, ada lima alasan. Pertama, memperlihatkan keberhasilan atau kegagalan program kerja. Kedua, menunjukkan di mana dan bagaimana perlu dilakukan perubahan. Ketiga, menentukan bagaimana kekuatan atau potensi dapat ditingkatkan. Keempat, memberikan informasi untuk membuat perencanaan dan pengambilan keputusan. Kelima, membantu untuk dapat melihat konteks dengan lebih luas serta implikasinya terhadap kinerja lembaga.

MONEV

Agenda Monev berisi laporan realisasi pencapaian program kerja empat tempat pelayanan (V.Karno, Manajer TP Siantan; Eli Yokta, Manajer TP Segedong; Yosep, Manajer TP Jungkat dan Yatno, Manajer TP Wonobaru), laporan konsolidasi oleh general manajer (Klaudia Cici) dan laporan hasil pemeriksaan pengawas oleh Ketua Pengawas, Antonius Suprayogi.

Reward 20 tahun masa kerja di CUSM

Setelah presentasi, dilanjutkan refleksi umum, kemudian diskusi kelompok dan presentasi pleno untuk rekomendasi. Secara umum seluruh program kerja dapat tercapai dengan kisaran antara 65-90 persen, baik secara pembiayaan maupun kegiatannya.

Salah satu rekomendasi Monev adalah memastikan bahwa CU Stella Maris adalah koperasi close loop. Karena itu untuk menyesuaikan simpanan pokok anggota maka akan dilaksanakan rapat anggota khusus perubahan simpanan pokok secepatnya.

“Dengan kerja sama semua unsur: pengurus, pengawas, penasihat, komite, KOSTER dan manajemen dan kerja keras, maka program kerja yang belum terlaksana dalam semester pertama dan program kerja semester kedua dapat dilaksanakana secara maksimal,”harap Edi Petebang dalam sambutan penutupan Monev.

Reward

Tim TP Segedong

Tim TP Wonobaru

Dalam Monev kali ini diberikan tiga reward kepada staf. Pertama, reward masa kerja 20 tahun sebagai staf kepada Maria Marselina. Reward kedua untuk pertama kalinya diberikan reward kepada TP yang terbaik dalam pencapaian program kerja dan penurunan kredit lalai. Yakni TAPI Segedong dan TAPI Wonobaru. Reward ketiga untuk tiga besar pemakai/transaksi terbanyak yakni Maria Sukarni, Dwi Noprita dan Iyut Bing Slamet. Selamat kepada yang mendapat reward. Semoga menjadi pemacu lagi dan terutama bagi TP/staf yang belum mendapatkannya.

Monev diakhiri dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan rekomendsi Monev dari Ketua Pengurus kepada General Manajer.***