GERAKAN KOPERASI TOLAK RUU PPSK

GERAKAN KOPERASI TOLAK RUU PPSK

Siaran Pers Gerakan Koperasi Credit Union Kalimantan Barat
“TOLAK RUU PENGEMBANGAN DAN PENGUATAN SEKTOR KEUANGAN (RUU PPSK)”

Pemerintah dan DPR saat ini sedang membahas Rancangan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU PPSK). Setelah mempelajari RUU tersebut, Kami, Gerakan Koperasi Credit Union Kalimantan Barat  menyatakan sikap sebagai berikut.

Pertama, MENOLAK Sepenuhnya RUU PPSK Tahun 2022. RUU ini dalam pembentukannya telah cacat secara proses dengan mengabaikan azas penyusunan atau pembentukan Undang-Undang. Yaitu tidak pernah melibatkan Gerakan Koperasi dan secara substansi telah melanggar prinsip-prinsip dasar Koperasi.
Kedua, MENOLAK segala bentuk diskriminasi dan ‘aksi polisionil’ terhadap gerakan Koperasi oleh pihak manapun.
Ketiga, MENGUNDANG para penyusun RUU PPSK tahun 2022 (Presiden RI dan Ketua DPR RI) untuk segera datang ke Kalimantan Barat berdiskusi dengan Gerakan Koperasi Credit Union Kalimantan Barat.

Ada tiga alasan mengapa kami menolak RUU PPSK.
Pertama, alasan secara filosofis, bahwa:
1. Koperasi merupakan self regulated organization yang menempatkan manusia lebih tinggi dibandingkan modal, supreme di atas modal dan material. Koperasi merupakan organisasi berbasis orang (people-based association) yang berbeda dengan korporasi berbasis kumpulan modal.
2. Gerakan Koperasi seluruh dunia mengakui bahwa prinsip otonomi dan demokrasi adalah merupakan kekuatan masyarakat sendiri untuk mengatur diri sendiri (self help regulated).
3. Koperasi sejak Tahun 2016 telah diakui oleh PBB sebagai warisan bukan benda (intangible herritage) yang merupakan gerakan menolong diri sendiri melalui kerja sama (self help through mutual).

Kedua, alasan empiris sosiologis. Koperasi justru memiliki ketahanan (resiliance) karena diakui otonom dan cara kerja yang demokratis. Contoh di Jerman yang selama 90 tahun tidak pernah meminta dana talangan uang negara (bailout) padahal mereka adalah pembayar pajak juga. Kenapa bisa, karena dengan demokrasi Koperasi justru anggota turut mengambil tanggung jawab terhadap risiko bisnis yang itu berbeda dengan korporasi perbankan.

Ketiga, alasan yuridis, yakni:
(1). Koperasi sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan sesuai dengan demokrasi ekonomi seperti yang disebut dalam pasal 33 Undang Undang Dasar 1945.
(2). Tidak adanya pengakuan terhadap Koperasi untuk mendapatkan fasilitas Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu merupakan bentuk diskriminasi terhadap badan hukum Koperasi yang merupakan badan hukum ficta persona yang diakui oleh negara. Sehingga RUU PPSK tahun 2022 telah melanggar pasal 28 huruf b Undang Undang Dasar 1945.
(3). Perluasan kewenangan LPS menurut RUU PPSK tahun 2022 Bagian Ketiga Pasal 3A dan Pasal 4 yang memberikan penjaminan terhadap asuransi adalah merupakan bentuk ‘pelegalan perampokan’ uang negara untuk kepentingan para korporasi asuransi kapitalis.
(4). RUU PPSK tahun 2022 ini menjadikan kekebalan hukum terhadap pengambil kebijakan yang jelas melanggar konstitusi.
(5). Bentuk intervensi terhadap Gerakan Koperasi adalah pelanggaran terhadap otonomi dan demokrasi Koperasi (Pasal 191, pasal 298-305 RUU PPSK tahun 2022).

Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan agar ditindaklanjuti demi menyelamatkan marwah  koperasi Indonesia.
Disampaikan di  : Pontianak
Paa tanggal   : 17 November 2022

Atas nama Gerakan Koperasi Credit Union Kalimantan Barat
(1). Ir.Marsianus Syarib, Ketua Pengurus KSP PUSAT SIMPAN PINJAM BUMI BORNEO (Skd)
Badan Hukum No.1355/BH/X, 2 November 2011;
Anggota: 5 CU primer dengan total anggota individu 462.791 orang
2. Marselus Sunardi, S.Pd., Ketua Pengurus KSP PUSKOP CREDIT UNION INDONESIA (Skd)
Badan Hukum No.927/BH/M.KUKM.2/X/2010
Anggota: 46 CU primer; dengan total anggota individu 546.466 orang.
3. Dr. Drs. Stefanus Masiun,S.H.,M.E., Ketua Pengurus PUSKOP CREDIT KHATULISTIWA (Skd)
Badan Hukum No.1321/BH/X,3 September 2009
Anggota: 7 CU primer, dengan total anggota individu 454.272 orang
4. Hendriyatmoko, Ketua Pengurus KSP PUSKOPDIT KAPUAS
Badan Hukum No. 1294/BH/XVII, 25 Oktober 2007
Anggota: 9 CU primer; dengan anggota individu 61.583 orang.

CU Stella Maris Aktif Dalam Gerakan Nasional Credit Union

CU Stella Maris Aktif Dalam Gerakan Nasional Credit Union

KSP Credit Union Stella Maris hadir dalam gerakan nasional credit union. Sebagai anggota aktif federasi nasional credit union, yakni Pusat Koperasi Credit Union Indonesia (PUSKOPCUINA), CU Stella Maris mengikuti seluruh kegiatan gerakan secara nasional. Terbaru, CUSM diwakili Ketua Pengurus Hermanus Abeh dan General Manajer Klaudia Cici mengikuti rangkaian Rapa Anggota Tahunan (RAT) PUSKOPCUINA ke-33 di Atambua, NTT.

Rangkaian kegiatan dilaksanakan tanggal 17 sampai 21 Mei 2022. Tanggal 17 Mei 2022: Pembukaan (misa, ibadat, dan doa bersama) dan cordially welcome. Tanggal 18 Mei 2022: seminar nasional tentang Business Development Service dan Pemberdayaan. Tanggal 19 Mei 2022: RAT dan PUSKOPCUINA Night. Tanggal 20 Mei 2022: eksposure lapangan ke kelompok usaha binaan CU Kasih Sejahtera. (more…)

Inilah Pimpinan Manajemen CU Stella Maris Yang Baru

Inilah Pimpinan Manajemen CU Stella Maris Yang Baru

CU Stella Maris terus berbenah untuk meningkatkan pelayanan kepada anggota menuju  CU Stella Maris yang Sehat dan Berkelanjutan. Setelah dilakukan pergantian general manajer, maka dilakukan reposisi untuk sebagiab besar staf, khususnya pada level pimpinan manajemen. Yakni Deputi Organisasi, Deputi Diklat dan Pemberdayaan, Deputi Usaha, Sistem Pengendalian Internal (SPI) dan manajer TP.

Para pimpinan manajemen ini dilakukan pelantikan oleh General Manajer, Klaudia Cici pada hari Selasa, 12 April 2022 di Aula CU Stella Maris bersamaan dengan  Rapat Pleno.  Berikut pimpinan manajemen CU Stella Maris yang dilantik tersebut.

1.Deputi Organisasi: Martin

2. Deputi Diklat dan Pemberdayaan: Maria Marselina, SE.

3. Deputi Usaha: Hendrikus Harjo, S.Hut.

4. SPI: Maria Sukarni

5. Manajer TP Siantan: Valentinus Karno, SE

6. Kordinator TP Segedong: Eli Yokta, S.Pd.

7. Manajer TP Jungkat: Yosep, Am.d

8. Kordinator TP Wonobaru: Yosef Yatno.

Dalam sambutannya Ketua Pengurus Hermanus Abeh berharap agar dengan reposisi tersebut para staf lebih bergairah, lebih optimis untuk mencapai program kerja dan melayani anggota lebih maksimal.

Pada kesempatan tersebut seluruh staf mengikrarkan Pakta Integritas dan menandatangani nya. Diharapkan dengan pembaharuan pakta integritas tersebut seluruh staf terus teguh menjalankan tugas, tanggung jawab dan kewajiban dengan penuh integritas.

Selamat bertugas untuk seluruh pimpinan manajemen dan staf CU Stella Maris.*

Kunjungan Belajar di CU Stella Maris

Kunjungan Belajar di CU Stella Maris

Setelah tiga minggu menggeluti aneka materi dalam Training Centre (TC) PUSKOPCUINA, para peserta diberi kesempatan melihat langsung dan belajar dari praktik pengelolaan credit union. Karena masih masa pandemi covid-19, maka kunjungan belajar hanya dilakukan satu  hari dan hanya di CU anggota PUSKOPCUINA yang ada di Kota Pontianak. Salah satu CU yang mendapat kunjungan adalah CU Stella Maris (CUSM).

CUSM mendapat kunjungan belajar (eksposure) dari 6 orang peserta TC. Mereka adalah Antonius K.Goang dari CU Gerbang Kasih, Ende, NTT; Teodora Megawati dari CU Kusapa, Sanggau; Heniwati dan Imron Setiawan dari CU Usaha Kita, Sungai Ayak, Sekadau;  Rikono dari CU Remaung Kecubung, Kalteng;  Veronika Arseniati dari CU Pancur Dangeri, Ketapang; didampingi Sumbogo, Manajer Pemberdayaan PUSKOPCUINA dan Pastor Jansi, CDD.

Kunjungan belajar ini diterima Pengurus dan Pimpinan Manajemen CU Stella Maris. Hadir Ketua Pengurus Hermanus Abeh, General Manajer Klaudia Cici  serta sejumlah pimpinan manajemen CUSM. Abeh berharap agar kunjungan ini selain bermanfaat bagi peserta, juga membawa dampak positif bagi CU Stella Maris agar terus berbenah menjadi lebih baik.

Setelah presentasi tentang profil CUSM, para peserta eksposur melihat langsung praktik pelayanan di CU Stella Maris. Antara lain layanan di bagian kasir, bagian kredit, bagian ESCETE (mobile dan core banking), organisasi, diklat dan pemberdayaan.

Semoga para peserta mendapat pembelajaran berharga dari kunjungan belajar yang cukup singkat tersebut.

 

 

GM Baru, Spirit Baru untuk CU Stella Maris

GM Baru, Spirit Baru untuk CU Stella Maris

“Terima kasih kepada bapak ibu pengurus, pengawas, penasihat atas kehormatan dan kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk memimpin lembaga ini. Tentulah tugas menjadi seorang General Manajer Credit Union bukanlah suatu tugas yang mudah, pekerjaan yang penuh tantangan dan saya tidak mungkin dapat menjalankan semua tugas dengan baik tanpa dukungan dan kerja sama dari bapak ibu dan teman teman semua”.

Demikian disampaikan Klaudia Cici Widarti,S.Kom., dalam sambutan perdananya setelah dilantik sebagai General Manajer KSP CU Stella Maris, Sabtu 2 April 2022.

Selanjutnya Cici, panggilan akrabnya, mengajak semua pihak bergandeng tangan, lebih solid lagi untuk menjadikan CU Stella Maris terus berkembang dan sehat sesuai standar tata kelola CU. “Sudah saatnya kita berbenah, bergerak, mencari solusi bersama, jadikan kesalahan masa lalu sebagai pelajaran. Kita pertahankan hal hal yang sudah baik, kita jalankan aturan yang saat ini berlaku,  dan kita bersama sama temukan ide ide kreatif untuk mengembangkan CU Stella Maris ke depan sehingga terwujudlah cita cita kita bersama yaitu  Cu Stella Maris semakin sehat, terpercaya dan berkelanjutan yang dibarengi dengan meningkatnya kualitas hidup anggota”,seraya ia mengucapkan terima kasih atas kerja keras GM sebelumnya.

Pelantikan dilakukan oleh Ketua Pengurus, Drs. Hermanus Abeh di Aula CU Stella Maris, disaksikan seluruh Pengurus, Pengawas, Penasihat, Komite, Manajemen, dan Puskopcuina. Selesai pelantikan dilanjutkan serah terima jabatn dari GM sebelumnya, Maria Sukarni, SE kepada GM baru. Sesuai MO HRM CU Stella Maris, wewenang pemilihan GM oleh Pengurus. Ada 8 calon yang memenuhi syarat, namun yang mengikuti proses seleksi ada 6 orang.

“Selamat kepada Ibu Cici dan terima kasih kepada Ibu Maria Sukarni atas dedikasinya sebagai GM sebelumnya. Tentu tugas ini tidak mudah, namun dengan kerja sama tim yang kompak, maka tugas-tugas sebagai GM pastilah dapat dilaksanakan dengan hasil terbaik,”harap Abeh.

Misa syukur dan berkat

Acara pelantikan diawali dengan misa yang dipersembahkan P.Aloysius Tombokan, MSC,, atau Pastor Ho. Pastor Ho mengingatkan agar GM terpilih serta seluruh aktivis CU Stella Maris menjadi teladan bagi anggota. “Keteladanan itu sangat penting, bahkan diatas segalanya. Anda akan menjadi pemimpin yang hebat jika Anda layak diteladani. Jadilah Pimpinan yang menjadi teladan bagi anak buah dan anggota CU Stella Maris,”pesan Pastor Ho.

Pada saat misa, Pastor HO secara khusus memberikan berkat untuk General Manajer yang baru dan sebelumnya agar terus kompak, komitmen, menjadi teladan sebagai aktivis credit union.

Maria Sukarni dalam sambutannya mengingatkan seluruh aktivis bahwa banyak suka duka  yang telah dilalui bersama selama 27 tahun CU Stella Maris. “Semoga kerja keras yang kita lakukan secara bergandeng tangan akan menghasilkan yang lebih baik lagi. Mari kita untuk selalu menamkan kerja keras, pengorbanan tanpa pamrih ,rasa  memiliki yang tinggi, terus dan terus belajar tanpa henti dalam menyesuaikan  dengan perkembangan jaman  yang melek teknologi,  untuk tetap mengawal CU Stella Maris yang kita cintai ini sampai saatnya kita sudah  pensiun atau purna bakti dari CU Stella Maris,’harapnya.

Ia menambahkan “biarkan Bintang Laut  (CU Stella Maris) tetap Terang dan Menyinari Nusantara. Bertumbuh, berkembang dan  sangat di rasakan mantaafnya oleh anggota serta masyarakat dalam mencapai kesejahteraan yang sesungguhnya. CU Stella Maris tetap berkembang dan harus  tetap ada untuk selama-lamanya”.

Tentu keberhasilan seorang pemimpin tidaklah hasil kerja sendiri, namun kerja sama Tim, seluruh unsur di CU; komitmen penuh seluruh aktivis untuk lembaga. 

Banyak harapan digayutkan di pundak GM CU Stella Maris yang baru agar lembaga CU Sehat dan anggota meningkat kesejahteraannya. Selamat bertugas Cici.***

 

Pendidikan Agar Anggota Berkualitas

Pendidikan Agar Anggota Berkualitas

Untuk apa saya ikut pendidikan? Apa manfaat bagi saya peroleh bila  mengikuti  Pendidikan?. Pertanyaan ini seringkali muncul pada saat ada anggota baru yang bergabung menjadi anggota Credit Union (CU) atau calon anggota yang belum bergabung menjadi anggota CU. Pendidikan merupakan  hal yang tak terpisahkan dalam aktivitas CU dan pendidikan terdiri dari berbagai jenis serta  memiliki tujuan tertentu.

Satu diantara Pendidikan yang dilaksanakan di CU Stella Maris (CU SM)  yaitu Pendidikan wajib. Tujuan dilaksanakannya pendidikan wajib di CU Stella Maris ada tiga. Pertama, anggota tahu, paham dan menjiwai nilai-nilai, prinsip, misi, visi, gerakan CU dan CU SM. Kedua, anggota tahu kebijakan/aturan di CU SM. Ketiga, anggota menjadi  kader CU (mencari anggota, memotivasi anggota,            saling mengingatkan, solider).

Pendidikan yang dilaksanakan merupakan perwujudan misi credit union yaitu Misi Ekonomi dan misi social. Misi ekonomi CU adalah  menjadi lembaga keuangan yang sehat, aman, dan dipercaya milik para anggota dan mensejahterakan anggotanya. Misi social CU adalah menolong para anggotanya meningkatkan kualitas hidup sehingga  dapat hidup layak, bermartabat, mandiri, dan berbahagia.

Dalam Program Kerja  Tahun Buku 2022 CU Stella Maris melaksanakan kegiatan Pendidikan wajib secara online dan offline. Pada tanggal 19 Maret 2022, CU Stella Maris mengadakan Pendidikan wajib bagi anggotanya. Pendidikan wajib tersebut dilaksanakan secara offline di tempat pelayanan CU Stella Maris Segedong.

Pendidikan wajib tersebut difasilitasi oleh Maria Sukarni  yang berasal dari unsur manajemen dan dihadiri oleh 15 orang peseta yang terdiri dari 7 orang laki laki dan 8 orang perempuan.  Pelaksanaan diklat wajib di persiapkan oleh panitia kegiatan. Kegiatan diklat wajib tersebut dilaksanakan dengan melaksanakan protocol Kesehatan. Peserta mengikuti Pendidikan secara antusias dan terlibat aktif dalam kegiatan diskusi dan aktif  tanya jawab terkait materi diklat yang disampaikan. Materi yang disampaikan dalam Pendidikan wajib tersebut terdiri dari analisis social, kecerdasan finasial, nilai prinsip dan sejarah CU, Produk dan pelayanan CU dan lain -lain.

Pada bagian akhir sesi, disampaikan pula  informasi aplikasi mobile escete CU Stella Maris sebagai wujud nyata  penerapan teknologi  informasi di era digital. Aplikasi escete mobile dapat didownload melalui aplikasi playstore. Beberapa kemudahan yang dapat diperoleh pengguna escete mobile CU SM antara lain membeli pulsa HP, voucher listrik, indihome, transfer sesama anggota , transfer bank dan lain-lain.

Dengan terlaksananya Pendidikan wajib ini, diharapkan kualitas hidup anggota dapat meningkat sesuai  misi CU Stella Maris yaitu Meningkatkan Kualitas Hidup Anggota Melalui Pelayanan Keuangan , Pemberdayaan dan digitalisasi.***

Valentinus Karno Suprapto.