by admin | Jan 29, 2026 | Berita, Berita Utama
Mengawali tahun buku baru 2026, Credit Union Stella Maris melaksanakan lokakarya Organizational Development (OD). OD dilaksanakan selama dua hari (9-10/1) diikuti seluruh Pengurus, Pengawas, Penasihat, Komite, dan Staf bertempat di Rumah Retret Costantini, Sungai Ambawang. OD difasilitasi ketua Pengurus CUSM Edi V. Petebang.

Pastor Mayong memberikan rekoleksi
Dalam brainstormingnya, Edi Petebang mengingatkan kembali tentang tujuan OD. Yakni, pertama, menciptakan keharmonisan kerja antara pimpinan dengan staf: pengurus (pengawas, penasihat, komite) dengan staf; Pimpinan Manajemen dengan staf. Kedua, membangun komitmen bersama untuk terus meningkatkan kinerja secara berkesinambungan. Ketiga, menciptakan kemampuan memecahkan persoalan organisasi secara lebih terbuka. Keempat, menambah semangat kerja seluruh anggota organisasi & kemampuan mengendalikan diri.

Fasilitator Edi Petebang
OD diawali dengan rekoleksi yang dipandu Pastor Dr. Mayong Andreas Acin, OFM Cap dengan tema “Berkarya dengan Sukacita dan Syukur” (“Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan”: Filipi 4:4). Rekoleksi ditutup dengan misa kudus.

Reward Escete
Materi OD terdiri dari dua, pertama breakdown program kerja tahun buku 2026 dan kedua, mereview dan merevisi manual operasional (MO). Yakni MO Organisasi, MO Keuangan, MO HRM, MO Diklat, MO Pemberdayaan, MO Pengawasan, MO Perkreditan.

Reward TP Jungkat
Mengawali materi OD, fasilitator mengajak peserta untuk melakukan self asesment terhadap kecerdasan emosi. Instrumen yang dipakai adalah lima kecerdasan emosi dari Daniel Coleman. Yakni, pertama, Self-Awareness: mampu mengenali emosi, kemampuan, kekuatan, kelemahan dan batasan diri. Kedua, Self-Regulation: mampu mengontrol emosi dan tindakan dengan baik sehingga jauh dari tindakan impulsif yang merugikan. Ketiga, motivation: dapat memotivasi dirinya sendiri. Keempat, empathy: kepedulian dan ketulusan dalam berhubungan dengan siapapun. Kelima, social skill: skill bernegosiasi, berkomunikasi dan membangun relasi dengan baik.
“Dengan mengetahui kecerdasan emosi kita, dimana yang lemah dan perlu diperbaiki dan yang sudah baik harus dipertahankan. Kecerdasan emosi sangat dibutuhkan dan sangat penting bagi setiap aktivis credit union karena yang dikelola credit union adalah manusia,”jelas Edi Petebang.
Dalam OD ini juga disampaikan penghargaan kepada tempat pelayanan yang berhasil mencapai target tertinggi, yakni TP Jungkat. Juga diberikan reward untuk aktivis CUSM yang menjadi pemakai terbanyak (transaksi) escte mobile. Untuk hiburan dan keakraban diadakan tukar kado.
Dalam OD ini juga Pengurus, diwakili Ketua Edi Petebang, menyerahkan Surat Keputusan Pengurus tentang Penunjukan Klaudia Cici sebagai General Manajer definitif CU Stella Maris periode 2026-2029.

Penyerahan SK General Manajer
Semoga dengan OD para pengurus, pengawas, penasihat, komite dan staf CU Stella Maris semakin semangat, solid dan kompak untuk mencapai misi dan visi CU Stella Maris yang terimplementasi dari program-progam kerja.***
by admin | Mar 26, 2023 | Berita Utama, Galeri

Organizational Development (OD) merupakan salah salah kegiatan management strategic dalam sebuah credit union. Credit Union Stella Maris setiap awal tahun buku melaksanakan lokakarya OD.
Tahun Buku 2023 OD dilaksanakan tanggal 20-21 Maret 2023 di Wisma St.Yohanes Paulus II, Anjongan, Kabupetan Mempawah Kalbar. OD yang diikuti pengurus, pengawas, penasihat, komite dan staf tersebut difasilitasi Edi V.Petebang, Ketua Pengurus CU Stella Maris.

Pengurus, Pengawas, Penasihat dan Komite

Dalam brainstorming nya, Edi menyampaikan ada empat tujuan OD. Pertama, menciptakan keharmonisan kerja antara pimpinan dengan staf: pengurus (pengawas, penasihat, komite) dengan staf; GM dengan staf; Manajer TP dengan staf. Kedua, menciptakan kemampuan memecahkan persoalan organisasi secara lebih terbuka. Ketiga, menciptkana keterbukaan dan komunikasi. Keempat, menambah semangat kerja seluruh anggota organisasi dan kemampuan mengendalikan diri.

perkenalaan 4 orang calon staf

Menurut Edi, ada dua alasan mengapa OD wajib dilakukan. Pertama, faktor eksternal dan kedua, faltor internal. Faktor eksternal ada tiga aspek penting, yakni kompetisi, Ilmu pengetahuan dan teknologi, dan perubahan lingkungan. Faktor internal adalah tidak cocoknya struktur, sistem dan prosedur, perlengkapan dan fasilitas.
“CU mau tidak mau menghadapi kompetisi antara lain, pinjaman online yang rata-rata mencapai 15-18 trliun pencairannya perbulan di Indonesia. Ada juga kredit ultramikor dengan bunga pinjaman 3 persen pertahun,”jelas Edi Petebang yang juga pengurus PUSKOPCUINA ini.
Dalam paparannya Edi juga mengingatkan agar seluruh insan CU Stella Maris menjaga dan selalu mempraktikkan budaya organisasi (corporate culture). Yakni sistem nilai-nilai yang dipahami bersama oleh seluruh anggota organisasi, rutin disosialisasikan, diimplementasi pada perilaku dan sikap masing-masing anggotanya dalam kehidupan berorganisasi.
Ada enam budaya organisasi di CU Stella Maris, yakni Jujur, Amanah, Setia, Inovatif, Humanis, Ramah Lingkungan. Jujur: Aktivis CUSM memiliki di dalam dirinya kesesuaian antara perkataan dan perbuatan, ketulusan, keterbukaan, otentisitas dalam setiap aktivitas dan pelayanan. Amanah: Aktivis CUSM menjalankan peran, tugas, tanggung jawab serta wewenang dengan bahagia, penuh rasa syukur, dan menggunakan seluruh kepercayaan yang diberikan secara bertanggungjawab.

Pembahasan MO sampai pukul 22.00 wib
Setia: aktivis CUSM senantiasa taat mempraktikkan tata kelola CU, yakni tata kelola internal, tata kelola individual dan tata kelola eksternal dalam mengelola credit union agar CU Stella Maris sehat dan berkelanjutan. Inovasi: aktivis CUSM selalu bekerja dan bertindak sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan dan dijalankan dengan penuh tangung jawab dalam setiap pelayanan. Semangat rasa memiliki yang tinggi terhadap lembaga dan tidak mudah goyah dalam situasi apa pun. Humanis: aktivis CUSM selalu bersikap positif dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, berorientasi pada kepuasan anggota, memperlakukan setiap orang sebagai ciptaan Allah yang istimewa tanpa membedakan, dan terus berusaha menjaga hubungan antar manusia dalam kehidupan yang lebih luas. Ramah Lingkungan: aktivis CU Stella Maris memiliki kepekaan terhadap isu lingkungan serta mempraktikkan ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, baik di kantor maupun dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat.

OD dibuka dengan misa
11 MO
OD selama dua hari diawali dengan misa, penyerahan SK penasihat dan komite, memperkenalkan 4 calon staf. Selanjutnya branstorming, diskusi kelompok dan pleno membahas 11 manual operasional (MO). Kesebelas MO tersebut dilakukan review dan revisi agar MO mampu menjawab kebutuhan anggota, kondisi lembaga dan menyesuaikan dengan perubahan, seperti aturan pemerintah maupun gerakan PUSKOPCUINA.

Sebelas MO yang dibahas adalah MO Organisasi, HRM, Keuangan, Perkreditan, Pemasaran, Pemberdayaan, Diklat, Customer Service/CS, SPI, IT dan Pengawasan.

Penandatanganan pernyataan Pakta Integritas

Untuk pertama kalinya dalam sejarah CU Stella Maris, di akhir lokakarya OD ditandatangani pernyataan Pakta Integritas seluruh peserta. “Pernyataan Pakta Integritas ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh aktivis CU Stella Maris agar berperilaku dan bertindak seperti apa yang dituangkan dalam Pakta Integritas,”jelas Edi Petebang. ***