Pendidikan merupakan salah satu pilar yang berperan penting untuk keberlangsungan credit Union (CU). Pendidikan merupakan jantung CU, dimana  CU dimulai dengan Pendidikan, berkembang dengan Pendidikan, dikontrol dengan Pendidikan, dan bergantung pada Pendidikan. Pendidikan berperan penting dalam proses pemahaman, transfer pengetahuan serta internalisai nilai nilai CU dalam praktik nyata. Maka dapat diartikan bahwa penting bagi anggota untuk mengikutip pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan dalam rangka memelihara keberlangsungan CU.

Financial Literacy (FL), merupakan satu diatara pendidikan lanjutan bagi anggota CU Stella Maris. Dari sisi lembaga pemberdayaan, Pendidikan  Finacial literacy (FL)  diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan yang lebih spesifik dalam perencanaan keuangan kedepannya . Fl bertujuan untuk meningkatkan kapasitas anggota untuk memperoleh,  merancang, mengelola  uang serta paling penting menambah sumber-sumber penghasilan tambahan yang dapat meningkatkan kualitas ekonomi keluarga. Meningkatnya kualitas ekonomi anggota CU merupakan sebagai bentuk nyata internalisasi Misi CU Stella Maris yaitu “Meningkatkan kualitas hidup anggota melalui pelayanan keuangan dan pemberdayaan”.

Mengingat pentingnya pendidikan dalam keberlangsungan CU, maka pada tanggal 5 September 2021 CU Stella Maris Tempat Pelayanan Segedong melaksanakan Pendidikan FL yang diikuti oleh sembilan orang anggota CU Stella Maris. Semula peserta yang mendaftar 15 orang, namun karna ada kendala serta keterbatasan ruangan untuk jaga jarak, maka sembilan orang ikut.

Pendidikan FL difasilitasi Edi Petebang, sekretaris pengurus CUSM dengan panitia staf TP Segedong, yakni Andreas Febrian Greast Vage, Fredrick Alfares dan Valentinus Karno sebagai manajer TP. Pendidikan FL diawali doa pembukaan, seremonial pembukaan dipandu Valentinus Karno.

Peswerta antusias mengisi lembar kerja pelatihan

Hal ini dapat terlihat interaksi dua arah antara fasilitator dan peserta. Fasilitator menyampaikan materi dan selalu terjadi umpan balik berupa pertanyaan yang diajukan peserta pelatihan serta fasilitator memberikan jawaban atas pertanyaan yang disampaikan peserta. Selalu terjadi interaksi dantara peserta dan fasilitator. Selain bertanya peserta juga terlibat aktif dalam kegiatan diklat berupa mengisi lembar kerja, rencana tindak lanjut FL untuk peserta.

Disela-sela kegiatan, Andrea memandu peserta untuk mengaktivasi aplikasi ESCETE mobile di hp peserta. Sebelumnya fasilitator memutar video-video tentang apa saja fitur escete dan kesaksian pemakai escete.

Pendidikan FL ditutup dengan doa leh Fredrick Alfares serta foto bersama peserta, fasilitator dan panitia.

Peserta merasa senang dan bersyukur bisa mengikuti Pendidikan FL tersebut. Satu diantara peserta adalah Desi Megasari. Menurut Desi, ia bersyukur menjadi anggota CU dan mendapat pendidikan FL. “Semoga pengetahuan dari Diklat FL ini makin memberi semangat bagi saya untuk terus mengembangkan usaha produktif yang saya kelola, yakni roti kap. Roti ini dipasarkan di wilayah kecamatan Segedong. Pernah sampai ke Entikong, tapi karena pandemik maka terhenti,”ujarnya. ***         

Penulis: Valentinus Karno Suprapto